Bali Reggae Star Festival 2017, Konser Reggae Peduli Lingkungan

Bali Reggae Star Festival (BRSF) 2017 akan kembali digelar menyusul dua acara sebelumnya, BRSF 2015 dan BRSF 2016. Acara amal yang dikemas dalam konser musik Reggae ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan sosial kemanusiaan.

Salah satunya dengan membuat tong sampah yang akan disebar di pantai-pantai dan daerah-daerah di bali yang diambil dari sebagian keuntungan dan juga CSR dari perusahaan yang mensupport acara ini.

Dana yang dikumpulkan dari hasil donasi juga dapat digunakan sebagai dana sumbangan untuk bencana alam dan juga keperluan lain terkait kepedulian terhadap kemanusiaan.

Ajik Agung selaku penyelenggara menjelaskan, BSRF di inisiasi kali pertama oleh Tony Q Rastafara yang terdorong oleh semangat untuk sama-sama membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sosial dan alam serta kemanusiaan.

“dalam sebuah obrolan di kedai kopi 3 tahun lalu, kita ngobrol santai soal bagaimana membuat sosialiasi tentang kepedulian terhadap lingkungan tapi harus secara massif dikerjakan, untuk menyumbang perbaikan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.” Ujar Agung di Chloe Cafe, Kemang Jaksel, Selasa (1/8).

Dalam kesempatan yang sama, Tony Q memaparkan , bahwa BRSF dimaknai sebagai sebuah gerakan sekaligus langkah antisipasi terhadap dampak kerusakan linkungan alam dan kerusakan sosial akibat ulah manusia serta perkembangan peradaban

“gerakan demikian serupa dengan perkembangan musik dan masyarakat Reggae Indonesia yang mempunyai kekhasan dan ciri sendiri, ciri ke Indonesiaan yang berbhineka tunggal ika dan selalu berusaha mendorong semangat persatuan, kesatuan dan kepedulian.” ungkap Tony Q yang di daulat sebagai Legend Reggae Indonesia ini.

Yang sangat special dari event BRSF 2017 ini adalah event ini akan diadakan 2 HARI .

Rangkaian Acara BRSF 2017 di mulai dengan dua acara pembuka di dua kota yaitu Jakarta tanggal 1 Agustus 2017 dan di Kota Malang tanggal 15 agustus 2017 sebelum pelaksanaan acara Puncak yang akan di gelar di Pantai Mertasari – Sanur – Bali, selama 2 hari, tepatnya pada tanggal 16 dan 17 September 2017.

Road To Bali Star Reggae Festival 2017

Bertempat di Chloe Cafe and Lounge Kemang Jaksel, ratusan musisi dan penikmat musik Reggae datang memadati acara Road To BRSF 2017, selasa malam (1/8).

Gelaran musik diramaikan dengan penampilan dari Cozy Republic, Deny Frust, Mas Anies, Iffi Puti, AndReggae, lookman and the Jawaica, Kalua dan penampilan The Brown Sugar Band.

Acara ini adalah satu rangkaian sebelum acara puncak BSRF 2017 di pulau dewata bulan Sep9tember Mendatang, sejumlah musisi Reggae yang berkontribusi dalam acara amal ini memberikan energi positif dalam perkembangan musik Reggae di Indonesia, dalam kaitannya dengan realitas sosial dan kemanusiaan.

Uzy vokalis band Cozy Republic berharap BSRF dapat diperluas dalam skala nasional, paling tidak dengan konsep dan semangat yang serupa agar kepedulian terhadap alam dan kepedulian sosial bisa dikampanyekan secara merata dan berdampak positif bagi masyarakat banyak.

Melalui musik lanjut Uzy, pesan-pesan kebaikan bisa disampaikan utamamya melalui musik Reggae, jadi tidak melulu musik atau konser musik adalah kegiatan hura-hura semata dan dianggap negatif bagi sebgaian orang yang memang sebenarnya tidak memahami musik secara positif dan luas.

Sejalan dengan Uzy, Lukaso pemain bass di band Kalua mengatakan, banyak konser musik namun sedikit yang menyampaikan pesan untuk peduli kepada lingkungan apalagi konser yang berbentuk amal,Lukaso berharap semangat dari acara ini didukung oleh banyak pihak agar bisa meluas, apalagi meliihat potensi wisata yang harus dijaga dengan baik bukan hanya untuk dikunjungi dan kemudian meninggalkan sampah dan kerusakan lingkungan.

Sementara Steven Nugraha, ujung tombak band Steven Jamm yang ikut hadir malam tadi mengatakan, BSRF yang akan berpuncak di bali setelah beberapa titik ‘Road to’- nya termasuk yang di Jakarta, merupakan acara yang baik dan efektif untuk menjalin silaturahmi, sosialisasi dan beramal.

“buat gw ini merupakan event yang efektif buat ajang silaturahmi dan bersosialisasi serta beramal. Gw pribadi support dan berharap agar event ini bisa terus terselenggara dan lebih baik dari waktu ke waktu. Respect” ungkap Steven Jamm saat dihubungi. (Pri)

Bali Reggae Star Festival 2017, Konser Reggae Peduli Lingkungan